Selasa, 03 Maret 2015

cara merawat wajah agar putih

Cara Merawat Wajah

  • Sebelum anda menyentuh daerah wajah, sebaiknya biasakanlah untuk mencuci tangan terlebih dahulu dengan air bersih, agar wajah terbebas dari kuman dan bakteri.
  • Bersihkan wajah dengan air mengalir dan berikan pijatan pada wajah, untuk membantu memperlancar peredaran darah. Sebaiknya lakukan pembilasan dengan benar dan akhiri dengan pengeringan menggunakan handuk bersih dan lembut.
  • Biasakan untuk membersihkan wajah dengan pembersih dan penyegar yang cocok dengan jenis kulit anda, setiap pagi dan malam atau setiap kali keluar dari rumah.
  • Biasakan untuk selalu memakai pelembab wajah setiap akan beraktifitas diluar rumah, agar kulit wajah tetap terjaga dan terbebas dari sinar ultraviolet (UV) yang dapat menyebabkan flek hitam.
  • Luangkan waktu sekitar 2-3 menit setiap malam untuk memijat kulit wajah setiap sebelum tidur. Hal ini dilakukan untuk menghilangkan letih pada wajah dan memberikan warna kulit agar tetap sehat dan cerah.
  • Biasakanlah menggunakan masker wajah minimal 2 kali dalam 1 minggu, agar kotoran yang menempel pada wajah akan terangkat dan wajah akan menjadi lebih bersih dan segar. Sebaiknya gunakanlah masker alami yang aman bagi kulit wajah.
  • Perbanyak mengkonsumsi air putih setiap hari minimal 8 gelar perhari, untuk menjaga kulit wajah terlihat lebih cerah dan segar.
  • Minumlah Vitamin E setiap hari untuk menjaga kesehatan kulit dari dalam.
  • Berolahragalah secara teratur agar kulit menjadi tetap kencang dan tubuh akan terbeas dari berbagai penyakit.
Setelah anda mengetahui cara merawat wajah dengan benar diatas, sebaiknya anda juga dapat mencoba cara merawat secara alami berikut ini :
1. Bengkoang
Bengkoang memiliki kandungan rotenon, pachyrhizon, Vitamin C dan B1 yang dapat bermanfaat untuk memutihkan wajah dan menghilangkan noda hitam yang disebabkan oleh jerawat. Anda dapat mencobanya denga cara mengupas dan mencuci bengkoang dengan bersih, kemudian parut hingga lembut. Setelah itu peras air bengkoang dengan saringan dan letakkan dalam wadah, diamkan selama setengah jam. Buang air tersebut dan pakailah sari bengkoang atau endapan bengkoang secara merata ke wajah anda dan diamkan selama 15 menit, bilas dengan air hangat dan diikuti dengan air dingin.
2. Jeruk Nipis
Jeruk nipis mempunyai kandungan Vitamin C dan zat anti oksidan yang bermanfaat untuk mengecilkan pori-pori, menghaluskan dan mencerahkan kulit wajah. Anda dapat mencoba menggunakan jeruk nipis dengan cara membelah jeruk nipis menjadi 2 bagian, setelah itu peras dan ambil airnya, lalu oleskan pada kulit wajah secara merata. Diamkan kurang lebih selama 10 – 20 menit, kemudian cucilah wajah dengan air hangat, dan lanjutkan membasuh wajah dengan air dingin.
3. Apel
Apel mempunyai kandungan zat lastin dan kolagen yang dapat mengurangi minyak pada kulit wajah. Anda dapat mencobanya dengan cara membuat masker apel seperti berikut ini, kupaslah buah apel dan haluskan dengan menggunakan blender tanpa dicampur dengan air. Setelah itu oleskan masker apel ke seluruh wajah secara merata dan biarkan selama 20-30 menit. Kemudian bersihkan wajah dengan menggunakan air hangat dan dilanjut dengan air dingin agar pori-pori kulit mengecil.
4. Tomat
Tomat mempunyai zat anti oksidan yang dapat membantu mengatasi iritasi pada kulit akibat sinar matahari, mengurangi komedo dan mencerahkan wana kulit wajah. Anda dapat mencobanya denga cara menghaluskan 1 buah tomat, kemudian campurkan dengan 1 sendok madu, oleskan pada wajah dan diamkan selama 15 menit. Setelah itu basuhlah dengan air hangat.
5. Alpukat
Alpukat mempunyai kandungan Vitamin C dan E yang dapat menjaga kelembapan dan memberi asupan nutrisi serta menghaluskan kulit wajah. Anda dapat mencoba membuat masker alpukat dengan cara menghaluskan daging buah dan dihaluskan dengan sendok atau blender. Kemudian oleskan pada bagian wajah secara merata dan diamkan selama 15 menit, lalu bilas dengan air. Lakukan setiap hari agar hasilnya maksimal.

cara unik merayakaan hari ibu

Hari Ibu Di Berbagai Negara
baca sajak
Berlomba-lomba membaca sajak di Hari Ibu.
Kidnesia.com - Lain negara, lain pula tradisinya! Yah, sepertinya itulah yang terjadi saat Hari Ibu tiba. Masing-masing negara punya cara sendiri dan unik untuk merayakannya. Coba kita cari tahu, yuk!
bunga plastik
Bunga plastik dijual untuk membantu para ibu yang membutuhkan.
Perancis
Hari Ibu di negara ini dirayakan setiap hari Minggu terakhir di bulan Mei. Anak-anak akan berlomba-lomba membaca sajak dan membuat kartu ucapan sebagai hadiah kejutan untuk ibu mereka. Hadiah diberikan saat makan bersama keluarga. Si Ibu juga mendapat potongan kue yang sudah disiapkan oleh anak-anak.
Swedia
Hari Ibu di Swedia dirayakan pada tanggal yang sama seperti di Perancis. Jauh hari sebelum Hari Ibu tiba, Palang Merah Swedia menjual bunga-bunga kecil dari plastik. Uang yang terkumpul akan diberikan untuk para ibu dan anak yang membutuhkan.
Kartu ucapan
Sebuah kartu ucapan pun bisa jadi kado spesial.
Spanyol
Nah, kalau di Spanyol, Hari Ibu jatuh pada tanggal 8 Desember. Anak-anak akan menyiapkan kartu ucapan yang istimewa. Tidak hanya itu, mereka pun memberikan hadiah berupa permen, coklat, bunga dan berbagai hadiah hasil buatan sendiri, lh!
Madu
Semua yang berhubungan dengan madu jadi hadiah.
Yunani
Saat musim semi, Orang Yunani merayakan Hari Ibu. Mereka akan menghadiahkan segala sesuatu yang terbuat dari madu. Seperti, kue, minuman, dan bunga-bungaan. Hadiah itu akan dipersembahkan untuk Rhea, Ibu dari segala dewa. Dan, diberikan saat fajar mulai menyingsing. Sedikit mistis, ya? Hihi
Anyelir putih
Anyelir putih untuk menghormati Ibu yang sudah meninggal.
Australia
Hari Ibu di negara ini dirayakan pada hari Minggu kedua bulan Mei. Pada hari ini penduduk Australia melakukan tradisi menyematkan bunga anyelir di pakaian. Anyelir putih untuk menghormati ibu yang sudah meninggal, sedangkan yang berwarna lain untuk ibu yang masih hidup. Mereka juga menyiapkan sarapan agar ibu bisa menyantapnya di tempat tidur. Menyenangkan, sekali!
Anyelir merah jambu
Anyelir merah untuk ibu, cantik, yah!
Afrika Selatan
Sama seperti di Australia, Hari Ibu dirayakan pada hari Minggu kedua Mei. Hari spesial ini tidak hanya dirayakan untuk Ibu, tapi juga para wanita yang sudah dianggap seperti Ibu sendiri. Penduduk Afrika selatan juga menyematkan anyelir di pakaian mereka. Anyelir merah jambu untuk ibu yang masih hidup dan putih untuk ibu yang sudah meninggal.

Rabu, 29 Oktober 2014

Pengertian Sumber Dan Penggunaan Dana



Pengertian Sumber Dan Penggunaan Dana

Analisa sumber dan penggunaan modal kerja merupakan alat penting bagi manajemen keuangan, yang mana akan memperlihatkan dari mana dana tersebut diperoleh dan kemana dana tersebut dibelanjakan, manajemen keuangan harus mampu memperkirakan seberapa besar kebutuhan dana yang diperlukan untuk membiayai operasional perusahaan dari mana keuangan tersebut di peroleh, pengalokasian dana secara layak, pengelolaan finansial secara efisien untuk mencapai tujuan perusahaan. Hasil penggunaan sumber-sumber dana, tidak semata-mata menentukan tingkat profitabilitas tetapi turut pula menentukan kontinuitas perusahaan.
      Adapun mengenai pengertian sumber dan penggunaan dana dapat diketahui berdasarkan defenisi yang dikemukakan oleh s. munawir  (1999 : 110) sebagai berikut bahwa, analisa sumber dan penggunaan dana merupakan suatu alat analisa keuangan yang sangat penting bagi finansial manajer atau bagi para calon kreditur atau bagian bank dalam menilai permintaan kredit yang diajukan kepadanya, dengan analisa sumber dan penggunaan dana akan diketahui bagaimana perusahaan mengelola atau menggunakan dana yang dimilikinya.
      Pengertian dana yang digunakan dalam analisa sumber dan penggunaan dana tersebut dapat dalam artian yang sempit yaitu kas atau dalam artian yang lebih luas yaitu sebagai modal kerja. Pengertian mana yang akan digunakan dalam analisa sumber dan penggunaan dana itu tergantung kepada  kebutuhan kita sendiri, yaitu apa yang kita analisa.
     Selanjutnya pengertian dana yang dikemukakan oleh Alex s. nitisemito menyatakan bahwa dana adalah elemen-elemen dalam aktiva suatu neraca yang dapat berupa uang kas, bahan baku, mesin, gedung dan sebagainya. Sedangkan sumber dana yaitu dana jangka panjang dan dana sendiri.
     Uraian ini menunjukkan bahwa pengertian dana dapat dikelompokkan menjadi dua bagian yaitu:
a.    Dana yang berada di sebelah debet (aktiva) atau disebut dana aktif dapat dibedakan berdasarkan cara dan lamanya berputar, yaitu aktiva lancar dan aktiva tetap.
b.    Dana yang berada di sebelah kredit, suatu neraca yang menunjukkan sumber-sumber dari mana dana itu diperoleh yang biasa disebut dana pasif.
Investasi jangka panjang :
Investasi jangka panjang adalah investasi dimana dana yang Anda masukkan akan diputar dan baru dapat dicairkan setelah jangka waktu minimal 1 tahun. Ada banyak bentuk investasi jangka panjang. Berikut ini adalah beberapa contoh diantaranya:
Properti merupakan salah satu investasi jangka panjang yang sangat menguntungkan. Harga properti akan terus merangkak naik dari tahun ke tahun. Bagi Anda yang memiliki dana yang cukup besar, investasi ini patut menjadi pilihan.
Berbagai macam properti bisa Anda lirik, mulai dari tanah, rumah, ruko dan lain-lain. Yang paling penting di dalam mengambil investasi jangka panjang ini adalah kejelian Anda dalam melihat kondisi masa depan dari daerah tempat properti tersebut berada.
Mengambil properti di daerah yang sedang berkembang pesat adalah salah satu cara untuk memperoleh keuntungan yang besar dari investasi ini secepat-cepatnya.
Selain properti, investasi jangka panjang yang juga bisa Anda ambil adalah membeli dan menyimpan emas dan berbagai logam mulia. Harga emas dan logam mulia ini juga akan cenderung terus naik karena sifatnya yang berupa bahan tambang yang terbatas.
Kondisi ekonomi dunia yang sering tidak stabil juga merupakan salah satu pemicu naiknya harga emas dan logam mulia. Oleh karena itu membeli dan menyimpan emas serta logam mulia untuk jangka panjang bisa menjadi alternatif yang bisa Anda pilih.
Saham juga merupakan salah satu investasi jangka panjang. Walau demikian, ada pula yang memperdagangkan saham dalam jangka pendek.
Untuk menyimpan saham dalam jangka panjang, Anda harus jeli melihat kondisi perusahaan yang sahamnya akan Anda beli. Membeli saham-saham yang kondisi usahanya cukup stabil merupakan salah satu cara investasi jangka panjang yang bisa Anda pilih,
Tak berbeda jauh dengan saham, reksadana juga merupakan investasi jangka panjang yang melibatkan pasar modal. Bedanya, di reksadana, ada banyak pilihan kombinasi jenis investasi yang bisa Anda pilih.
Anda bisa mengkombinasikan berbagai jenis investasi mulai dari yang resikonya kecil sampai yang resikonya besar di dalam reksadana. Tentu resiko besar bisa sangat menguntungkan maupun sangat merugikan dan Anda harus siap menerima setiap resiko tersebut.
Investasi jangka panjang pada dasarnya tidak terlalu sulit dalam memberikan keuntungan. Jika Anda jeli melihat situasi dan kondisi, banyak investasi jangka panjang yang bisa memberikan keuntungan berlipat. Di dalam investasi, sifat bijaksana dan tidak serakah sangat dibutuhkan untuk memperoleh keuntungan yang maksimal.
B. Sumber Modal Jangka Panjang
Sumber modal jangka panjang ini dapat diperoleh dari modal sendiri (saham) dan modal asing (obligasi, hipotek, dan KIK (Kredit Investasi Kecil)).

1. Obligasi
Adalah merupakan surat tanda hutang yang dikeluarkan oleh perusahaan yang didalamnya tercantum nilai nominal dan bunga serta waktu pembayaran kembali. Harga obligasi dipengaruhi oleh tingkat pendapatan yang diharapkan. Perusahaan yang diperkenankan mengeluarkan obligasi adalah perusahaan yang benar-benar baik dan mendapat pengawasan dari badan yang ditunjuk. Jenis obligasi : debenture, subordinate debenture, income bond. Debenture adalah obligasi yang tidak dijamin dengan suatu aktiva tertentu (unsecured bond) dari suatu perusahaan. Pada saat dilikuidasi merupakan kreditor umum (akan dilunasi sesudah hutang yang dijamin). Subordinate debenture adalah bentuk obligasi, jika terjadi likuidasi akan dibayar setelah obligasi senior, bentuk ini dapat ditukarkan dengan saham (convertable bond). Income bond adalah yang memperoleh pendapatan (bunga) jika perusahaan memperoleh keuntungan, dimana bunga bersifat kumulatif, biasanya tidak lebih dari 3 tahun.
Pembayaran obligasi (pembayaran kembali) dapat dilakukan secara sekaligus (sinking funds) pada hari jatuh tempo-nya, atau diangsur (amortization). Pembayaran kembali obligasi dapat diambilkan dari penyusutan dari aktiva yang dibelanjai dengan pinjaman obligasi tersebut atau dari keuntungan perusahaan.

2. Hipotek (morgage)
Adalah bentuk utang jangka panjang yang dijamin dengan aktiva tidak bergerak (tanah, bangunan). Jika terjadi likuidasi aktiva yang dijadikan jaminan itu dijual untuk membayar hutang hipotek tersebut, jika tidak mencukupi maka sisa utang hipotek menjadi kreditor umum.
3. Kredit Investasi Kecil (KIK)
Karakteristik dimaksud KIK adalah: jumlah maksimum Rp. 5 juta, bunga 10,5% / bulan (berlaku 1 Januari 1978), jangka waktu kredit 10 tahun termasuk grace periode, self financing pemohon 25% tidak secara mutlak, diberikan kepada perusahaan-perusahaan yang menghasilkan barang dan jasa, kecuali hiburan/amusement, jaminan kredit berupa: proyek yang dibiayai dengan kredit tersebut, jika jaminan tidak mencukupi ditambahn kekayaan milik nasabah atau pihak ketiga hingga mencapai 100%, untuk memperkuat pembayaran kembali bank mengadakan perjanjian dengan PT. Askrindo.

4. Saham Preferen
Saham preferen mempunyai sifat sebagai utang dan sebagai modal sendiri. Dividen tiap tahun tetap dinyatakan dalam persentase (%) tertentu dan bersifat kumulatif. Saham preferen ini mempunyai hak atas sisa keuntungan setelah dibagikan kepada pemilik saham biasa (participating future). Misalnya pemegang saham preferen telah menerima Rp. 16,- dan pemegang biasa menerima dividen Rp. 20,- maka pemegang saham preferen berhak atas tambahan sebesar Rp. 4,- . Jika terjadi likuidasi, saham preferen memperoleh hak setelah kreditor, tetapi sebelum pemegang saham biasa (biasanya hak ini hanya terbatas pada nilai nominal). Saham preferen tidak mempunyai suara (kecuali jika tidak pernah menerima dividen) dalam RUPS. Untuk mengakhiri peredaran saham preferen digunakan call price atau sinking funds. Call price adalah harga yang disebutkan sebagai harga pelunasan apabila perusahaan memutuskan untuk melunasi saham preferen. Call price lebih besar daripada nilai nomisalnya. Call price ini dapat berlaku juga pada obligasi. Jika pajak tinggi tidak menarik untuk mengeluarkan saham preferen. Untuk suatu perusahaan mengeluarkan saham preferen karena alasan bahwa pembayaran dividen saham preferen sebenarnya tidak merupakan kewajiban yang mempunyai kekuatan hukum.

5. Saham Biasa
Saham biasa adalah merupakan modal sendiri yang berasal dari luar perusahaan. Saham biasa ini akan menanggung risiko perusahaan sejauh modal yang disetorkan. Saahm yang diotorisir adalah jumlah maksimum saham baisa yang boleh dikeluarkan. Out standing stock adalah saham biasa yang telah dikeluarkan yang dimiliki oleh pemilik. Perusahaan mungkin membeli sebagian dari saham ini yang dikeluarkan dan menyimpan sebagai treasury stock. Saham biasa mungkin mempunyai atau mungkin tidak mempunyai nilai nominal. Nilai nominal hamper tidak ada nilai ekonomisnya.
Modal sendiri yang berasal dari dalam perusahaan adalah : cadangan, dan laba ditahan. Cadangan yang merupakan modal sendiri berupa: cadangan ekspansi, cadangan modal kerja, cadangan selisih kurs, dan cadangan umum. Dan cadangan yang tidak termasuk modal sendiri: cadangan penyusutan, cadangan piutang raguragu, cadangan yang bersifat utang.

2.2 Penggunaan Dana

Penggunaan dana setelah ada di perusahaan, sebagai manajer keuangan berusaha untuk menggunakan secara efisien demi tercapainya tujuan perusahaan. Pada dasarnya penggunaan dana dapat digolongkan menjadi 2 bagian :
a. Penggunaan dana dalam jangka pendek : kas, surat-surat berharga, piutang, dan persediaan.
b. Penggunaan dana dalam jangka panjang : investasi aktiva tetap, termasuk tanah, bangunan, dan peralatan.
Mengelola penggunaan dana perusahaan baik untuk jangka pendek maupun untuk jangka panjang berkaitan erat dengan masalah efisiensi. Karena kalau masalah efisiensi tercapai berarti manajer keuangan berhasil dalam mengelola dana dalam arti pengalokasian dana perusahaan tepat dan sesuai dengan kebutuhan perusahaan sehingga perusahaan dapat dengan mudah menelusuri bagian-bagian mana yang menghasilkan laba perusahaan.
Efisiensi penggunaan dana sehari-hari dalam kegiatan operasional perusahaan dapat diketahui dengan membandingkan pendapatan bersih perusahaan selama jangka waktu tertentu dengan dana atau modal yang dipakai perusahaan dalam memperoleh pendapatan tersebut. Kemampuan perusahaan dalam memperoleh pendapatan dari sejumlah modal yang dipergunakan disebut Rentabilitas. Jadi rentabilitas yang semakin tinggi dapat diartikan bahwa pendapatan perusahaan juga tinggi, hal ini berarti bahwa rentabilitas yang tinggi juga mencerminkan efisiensi yang dicapai perusahaan baik.
Faktor yang menyebabkan penurunan/peningkatan rentabilitas ekonomis perusahaan :
a. Usaha yang dipilih
Bidang usaha yang dipilih perusahaan akan mempengaruhi penghasilan keuntungan, misalkan membuka usaha fotocopy harus benar-benar melihat bagaimana keadaan lingkungan sekitar kemudian saran perlengkapan, dll.
b. Pengalaman perusahaan atau pesaing
Dengan adanya pengalaman selama usaha berjalan, perusahaan dapat memilih-milih hal-hal yang menguntungkan ataupun merugikan untuk dijadikan cermin agar kedepan lebih baik lagi. Begitupun halnya dengan pesaing kita dapat melihat bagaimana pengalaman pesaing dalam menjalankan usahanya yang kemudian kita dapat mempelajarinya dan mengembangkan di perusahaan kita.
c. Manajemen Usaha
Manajemen usaha meliputi semua kegiatan dalam mengelola perusahaan termasuk sumber dana perusahaan, dengan kita mempunyai manajemen usaha yang baik, maka perusahaan kita pun akan berjalan dengan baik pula.
d. Kesempatan yang ada
Perusahaan yang mampu membaca peluang dalam berbisnis akan lebih maju dan berkembang dibandingkan dengan perusahaan yang hanya mengandalkan dananya saja. Denagn perusahaan dapat membaca peluang bisnis perusahaan akan dapt lebih cepat menguasai pasar.

Pada dasarnya pengelolaan dana jangka pendek (aktiva lancar) dan pengelolaan dana jangka panjang ( aktiva tetap) dapat dilakuakn melalui fungsi manajemen keuangan yang ada di perusahaan, dimana sebelum manajer keuangan menggunakan dan harus membuat perencanaan alokasi dana yang teliti kemudian mengawasi pelaksanaan penggunaan aktiva yang telah dibiayai sehingga dapat mengatasi masalah-masalah yang timbul sedini mungkin.
Penggunaan Dana Jangka Panjang

Penggunaan dana jangka panjang berarti kita mempertimbangkan jumlah uang yang etrtanam pada aktiva tetap. Bentuk aktiva tetap dapat berupa tanah, gedung, dan mesin. Kalau kita memperhatikan jumlah dana pada aktiva tetap, berarti kita harus memperhatikan resiko yang akan dihadapi di masa mendatang, karena dana yang tertanam dalam aktiva tetap tersebut akan kembali dalam jangka waktu yang lama sehingga keputusan untuk menginvestasikan dana dalam bentuk aktiva tetap harus betul-betul dipertimbangkan dengan matang dan teliti karena dana yang terkait pada aktiva tetap biasanya dalam jumlah yang besar sehingga kalau terjadi kesalahan akan mengakibatkan kerugian yang besar juga bagi perusahaan atau bisa membuat perusahaan bangkrut (tutup).
Arti Pentingnya Analisa Sumber-Sumber Dan Penggunaan Dana

Laporan keuangan yang dihasilkan oleh perusahaan dari period ke periode atau dari tahun ke tahun dapat dimanfaatkan untuk mengetahui atau mendeteksi aliran dana yaitu dari mana sumber dana itu berasal atau dihasilkan dan untuk apa serta bagaimana dana tersebut digunakan atau dibelanjakan. Kita dapat mengetahui atau mendeteksi aliran dana tersebut dengan cara membandingkan laporan keuangan dari dua tahun yang berurutan. Maka dapat lita simpulkan bahwa suatu cara analisis yang digunakan untuk mempelajari bagaimana suatu perusahaan melaksanakan kebijakan-kebijakan dalam rangka memperoleh dana dan menggunakan dana tersebut sering disebut sebagai Analisis Sumber dan Penggunaan Dana.. Setelah kita mengetahui pengertian dari analisis sumber dan penggunaan dana tersebut dapat diketahui bahwa hasil dari analisis sumber dan penggunaan dana disebut sebagai Laporan Sumber dan Penggunaan Dana.
Oleh karena itu, perusahaan harus hati-hati dalam menangani masalah keuangan dalam pengelolaan sumber dan penggunaan modal kerja atau dana. Laporan sumber dan penggunaan dana ini merupakan suatu laporan yang berguna bagi pihak manajemen perusahaan, para kreditur, para pemegang saham, dan pihak-pihak lainnya. Pihak manajemen dan para kreditur jangka pendek terutama akan tertarik kepada posisi keuangan jangka pendek (posisi modal kerja) suatu perusahaan termasuk perubahan-perubahan yang terjadi selama periode itu. Kenaikan dalam modal kerja mungkin ditunjukkan dalam kas, efek (sekuritas), piutang maupun dalam persediaan atau adanya penurunan atau berkurangnya hutang lancar, dan adanya kenaikan dalam modal kerja ini akan diinterpretasikan bergantung kepada sumber-sumber yang menyebabkan kenaikan tersebut. Apabila seluruh perubahan tersebut semuanya berasal dari hasil operasi perusahaan, maka hal ini akan dinilai sebagai hal yang amat baik atau menguntungkan dibandingkan dengan kenaikan modal kerja yang berasal dari pengeluaran hutang jangka panjang.
Langkah-langkah dalam menganalisa sumber-sumber dan penggunaan dana :
1) Penyusunan laporan perubahan neraca (statement of balance sheets changes)
Laporan ini menggambarkan perubahan dari masing-masing elemen neraca antara kedua titik waktu dan setiap perubahan elemen tersebut mencerminkan adanya sumber atau penggunaan dana.
2) Laporan sumber-sumber dan penggunaan dana
Laporan ini berasal dari gabungan antara laporan perubahan neraca dan laporan laba ditahan. Pengertian dana yang digunakan dalam analisa sumber-sumber dan penggunaan dana disebut kas (arti sempit) atau modal kerja (arti luas).
Sumber – Sumber Dana jangka Panjang
Pada umumnya perusahaan membutuhkan dana jangka panjang untuk membiayai pengeluaran jangka panjangnya, seperti pembelian aktiva tetap. Agar bisa memulai usahanya, perusahaan harus mengeluarkan dana untuk bangunan dan peralatan. Pencarian dana jangka panjang ini dapat diperoleh dari luar perusahaan berupa pembiayaan melalui utang (debt financing) maupun dari dalam perusahaan dengan pembelanjaan sendiri dari modal (equity financing).
9.2.2.2.1 Pembiayaan Melalui Hutang
Pinjaman jangka panjang dari luar (debt financing) merupakan komponen utama dari perencanaan jangka panjang yang banyak dilakukan oleh perusahaan. Dua sumber usaha dana ini adalah utang jangka panjang (long tern loan) dan penjualan obligasi perusahaan (corporate bonds)
Utang Jangka Panjang
Perbedaan utang jangka panjang dan utang jangka pendek terletak pada jangka waktu pengembalian utang. Waktu pengembalian utang jangka panjang adalah lebih dari satu tahun.
Obligasi Perusahaan
Obligasi adalah surat berharga yang di terbitkan perusahaan, yang menyatakan kesanggupan membayar sejumlah uang tertentu kepada pemegang surat berharga pada aktu tertentu. Selama waktu kontrak atau masa berlakunya obligasi, perusahaan penerbit harus membayar bunga per periode (tahunan atau seni tahunan) sesuai dengan tingkat bunga yang tertera pada obligasi. Jangka waktu kontrak pada umumnya cukup panjang misalnya, 10 tahun, 15 tahun, 20 tahun, atau bahkan 30 tahun. Termin dari obligasi ini berbeda antara satu perusahaan dengan perusahaan lain dan kaitannya dengan masa berlaku, tingkat bunga, masa jatuh tempo, dan jaminan yang terikat pada obligasi tersebut.
9.2.2.2.2 Pembiayaan Dengan Modal Sendiri (Equity Financing)
Pembiayaan dengan modal sendiri terkait dengan modal pemilik, pengguna laba di tahan, dan saham biasa dalam rangka memperoleh dana bagi pemenuhan pengeluaran jangka panjang.
Saham Biasa (Common Stock)
Saham adalah bukti kepemilikan suatu perusahaan. Saham biasa adalah surat berharga yang memberikan hak suara kepada pemilik serta merupakan penerima hak terakhir atas asset perusahaan setelah pemegang obligasi dan saham preferen. Saham preferen adalah saham yang menjamin pembayaran dividen tetap kepada pemilik tetapi tanpa hak suara. Pemegang saham preferenmerupakan penerima hak yang lebih dahulu atas asset daripada pemegang saham biasa.
Dividen
Dividen adalah bagian laba yang di bagikan kepada para pemegang saham, baik pemegang saham biasa maupun pemegang saham preferen. Perusahaan dapat memperoleh dana untuk pengeluaran jangka panjangnya melalui penerbitan saham biasa. Ketika pertama kali perusahaan menerbitkan saham biasa pada pasar perdana disebut sebagai Initial Public Offering (IPO).
Laba Di Tahan
Alternative lain untuk pembiayaan modal sendiri adalah laba di tahan, yakni bagian laba yang tidak di bagikan kepada pemegang saham. Dengan menggunakan laba di tahan berarti perusahaan tidak perlu meminjam uang dan membayar bunga.
9.2.2.2.3 Pembiayaan Dengan Obligasi yang Dapat di Konversi (Convertible Bonds)
Convertible Bonds adalah penerbitan obligasi perusahaan yang mengandung pilihan bagi pemegangnya, sehingga setelah jangka waktu tertentu dan dipenuhinya syarat tertentu dapat di konversikan menjadi saham biasa.
Kesimpulan Pemilihan Alternatif Pembiayaan perusahaan
Prinsip yang penting dalam pemilihan pembiayaan perusahaan adalah kecocokan (matching) antara sifat kebutuhan dan jenis pembiayaan. Kebutuhan investasi jangka pendek harus di penuhi dengan pembiayaan jangka pendek. Jadi, investasi untuk persediaan barang, piutang yang sifatnya jangka pendek, sebaiknya di penuhi oleh utang dagang, utang bank jangka pendek, dan sebagainya. Sedangkan investasi jangka panjang seperti pembelian tanah, gedung, mesin-mesin yang sifatnya jangka panjang, harus di penuhi oleh alternative pembiayaan jangka panjang seperti utang bank jangka panjang, obligasi, penerbitan saham, maupun pemakaian laba di tahan.
OPERASI PERUSAHAAN DAN INDUSTRI DALAM JANGKA PANJANG
Dalam jangka panjang perusahaan dan industri dapat membuat beberapa perubahan tertentu. Perusahaan dapat menambah faktor-faktor produksi yang ada di dalam jangka pendek adalah tetap jumlahnya. Kemungkinan ini menyebabkan perusahaan tidak lagi mengeluarkan biaya tetap. Semuanya adalah biaya berubah. Perubahan lain yang mungkin berlaku dalam jangka panjang adalah kemajuan teknologi, kenaikan upah tenaga kerja dan kenaikan harga-harga umum (inflasi). Perubahan ini akan mempengaruhi biaya produksi di setiap perusahaan.   

KEUNTUNGAN JANGKA PANJANG: UNTUNG NORMAL
            Di dalam jangka panjang perusahaan-perusahaan tidak mungkin memperoleh keuntugan luar biasa (melebihi normal). Keuntungan luar biasa akan menarik perusahaan–perusahaan baru untuk masuk ke dalam industri tersebut.
       Kemasukan mereka akan menambah penawaran, dan seterusnya pertambahan penawaran ini akan menurunkan harga. Penyesuaian seperti ini akan terus berlangsung sehingga tidak terdapat lagi keuntugan yang melebihi normal.
         Juga keadaan dimana perusahaan mengalami kerugian adalah merupakan keadaan yang sementara. Kerugian mendorong beberapa perusahaan untuk mengundurkan diri dari industri tersebut. Dalam jangka panjang perusahaan-perusahaan dalam persaingan sempurna cenderung untuk memperoleh keuntungan normal saja. 
Sumber : Mikro Ekonomi Pengantar edisi Ketiga, Sadono Sukirno

  • 1. Hakikat Tujuan Jangka Panjang
Tujuan haruslah bersifat kuantitatif, terukur, realistis, dapat dipahami, menantang,bertahap, dapat diperoleh, dan sejalan dengan unit-unit organisasi. Setiap tujuan harus dikaitkan dengan kerangka waktu. Tujuan umumnya dinyatakan dalam istilah-istilah serti pertumbuhan aktiva, pertumbuhan penjualan, keuntungan, pangsa pasar, seberapa besar dan sifat diversifikasi, seberapa besar dan sifat integrasi verikal, penghasilan per saham, dan tanggung jawab sosial. Tujuan yang dinyatakan dengan jelas memberikan banyak keuntungan. Tujuan tersebut memberikan arah, memberikan sinergi, membantu dalam evaluasi, menentukan prioritas, mengurangi ketidak pastian, meminimalkan konflik, merangsang pengerahan tenaga, dan membantu dalam mengalokasikan sumber daya dan merancang pekerjaan.
Tujuan jangka panjang diperlukan pada tingkat korporat, devisi, dan fungsional dalam sebuah organisasi. Tujuan tetsebut penting sebagai alat ukur kinerja kinerja manajerial. Untuk mencapai kemakmuran jangka panjang, para perencana strategis umumnya menetapkan perencana jangka panjang dalam tujuh bidang, yaitu:
  • a) Profitabilitas Kemampuan dari suatu perusahaan untuk beroperasi dalam jangka panjang bergantung pada tingkat laba yang memadai. Perusahaan yang dikelola secara strategis pada umumnya memiliki tujuan laba, yang dinyatakan dalam bentuk laba persaham.
  • b) Produktivitas Para manager strategis secara terus mencoba meningkatkan produktivitas sistem mereka. Perusahaan yang dapat memperbaiki hubungan input-output pada umumnya dapat meningkatkan profitabilitas. Dengan demikian perusahaan-perusahaan hampir selalu menyatakan suatu tujuan produktivitas. Tujuan produktivita yang umum digunakan adalah jumlah barang yang diproduksi atau jumlah jasa yang diberikan perunit input.
  • c) Posisi Kompetitif Salah satu ukuran keberhasilan perusahaan adalah salah satu dominasi relatifnya di pasar. Perusahaan-perusahaan yang lebih besar pada umumnya menetapkan tujuan dalam hal posisi konpetitif, sering kali menggunakan penjualan total atau pangsa pasar sebagai ukuran posisi kompetitifnya.
  • d) Pengembangan Karyawa . Karyawan menghargai pendidikan danpelatihan, sebagian karena hal tersebut mengarah pada kompensasi dan jaminan kerja yang lebih tinggi. Menyajikan peluang semacam itu sering kali meningkatkan produktivitas dan mengurangi perputaran karyawan. Oleh karena itu para pembuat keputusan strategis sering kali memasukan tujuan pengembangan karyawan kedalam rencana jangka panjang.
  • e) Hubungan dengan Karyawan Apakah terikat dengan kontrak serikat pekerja atau tidak perusahaan-perusahaan secara aktif mencoba untuk menggembangkan hubungan baik dengan karyawan. Bahkan langka-langka proaktif dalam mengantisipasi kebutuhan dan harapan karyawan merupakan karakteristik dari para manajer strategis. Para manajer strategis yakin bahwa produktivitas hubungan dengan loyalitas karyawan dan apresiasi atas perhatian manajer terhadap kesejahteraan karyawan.
  • f) Kepemimpinan Teknologi Perusahan harus memutuskan apakah akan menjadi pemimpin atau hanya jadi pengikut di pasar. Setiap pendekatan dapat berhasil, tetapi masing-masing membutuhkan postur strategi yang berbeda. Oleh karena itu banyak perusahaan menyatakan suatu tujuan berkaitan dengan kepemimpinan teknologi.
  • g) Tanggung Jawab kepada Masyarakat Para manajer memahami tanggung jawab mereka terhadap pelanggan dan masyarakat secara umum. Bahkan banyak perusahaan mencoba untuk memenuhi tanggung jawab sosialnya melampaui persyaratan pemerintah. Perusahaan-perusahaan tersebut bukan hanya bekerja untuk mengembangkan reputasi sebagai produsen dari produk dan jasa dengan harga yang layak, melainkan menjadi warganegara yang bertanggung jawab.


pengenalan model,ukuran pakaian



Pengenalan model pakaian
1.       Pengertian model pakaian : gaya berpakaian yang populer dalam suatu bangsa

2.       Desainer wanita Indonesia : 
a.       Anne avvantie
b.      Dian pelangi
c.       Virgi noegrahati
d.      Charma nita
e.      Poppy darsono
f.        Selphie bong
g.       Ninik darmawan
h.      Maulina putri
i.         Ghea panggabean
j.        Khanaya thabita

3.       Desainer pria Indonesia :
a.       Adjie notonegoro
b.      Iwan tirta
c.       Ivan gunawan
d.      Oscar lawalata
e.      Petersie
f.        Biyan wanatmaja
g.       Barli asmara
h.      Arantxe ardi
i.         Obin
j.        Tri handoko

4.       Desainer mancanegara wanita :
a.       Carlota avaro(AS)
b.      Tere-tereba (AS)
c.       Linda britten (Aus)
d.      Elenscheiper (belanda)
e.      Olivier sterelli (belgia)
f.        Fatimah lopes (Portugal)
g.       Doo-rii chung(korea)
h.      Akira lisogawa (jepang)
i.         Irene galitzine (italia)
j.        Melinda looi (Malaysia)

5.       Desainer mancanegara pria :
a.       Bill blass (AS)
b.      Tim Hamilton (AS)
c.       Etgarvos (belanda)
d.      Tufi duet (brazil)
e.      Erum ali (india)
f.        Albertel-baz(Israel)
g.       Tayuka nakanisi (jepang)
h.      Andekrim (korea)
i.         Jimmy choo (Malaysia )
j.        Mahen ali (pakistan)

6.       Penggolongan pakaian :
a.       Busana bermain : busana bermain digunakan bahan yang menyerap keringat ,tidak menyebabkan iritasi,dan mudah dalam pemeliharaan
b.      Busana sekolah :bahan yang digunakan adlah bahan katun
c.       Busana olahraga : bahan yang digunakan adalah jenis bahan kaos dan katun ,modelnya dibuat longgar agar tidak mengganggu pergerakaan,serta aman jika digunakan.
d.      Busana pesta :bahan yang digunakan untuk kesempatan pesta lebih terkesan mahal serta hiasan yang digunakan lebih meriah dan model untuk busana pesta lebih glamour
e.      Busana tidur : bahan yang digunakan untuk busana tidur adalah katun dan bahan kaos untuk warna dipilih  warna yang lembut dengan corak yang tidak terlalu ramai
f.        Busana kerja : busana kerja menggunakan bahan katun berfungsi untuk seluruh pengguna yang memakai terlihat rapi


Mengambil ukuran untuk membuat pakaian
Ø  Alat alat yang diperlukan untuk mengambil pakaian :
a.       Tali/veterban
b.      Pita meter/meteran
c.       Pensil/ballpoint
Ø  Keselamatan kerja :
a.       Pergunakanlahalat sesuai dengan fungsinya
b.      Bekerjalah ditempatyang terang agar  tidak merusak mata
c.       Simpanlah pita meter dengan digulung

Ø  Cara mengukur badan
1.       Lingkar badan (LB) /Besar badan (BB): diukur keliling badan yang terbesar dibawah ketiak ditambah 4 jari berdiri ditengah dada atau ditambah 4-6cm.
2.       Panjang muka (PM): diukurdai lekuk leher sampai pinggang
3.       Lebar muka (LM) : Diukur dari pertengahan kerung lengan kiri  ke pertengahan kerung lengan kanan bagian badan muka
4.       Panjang sisi (PS) : ketiak diberi mistar diukur dari bawah ketiak turun 2cm sampai pinggang.
5.       Panjang bahu (PB) : diukur dari batas leher sampai batas bahu yang terendah bagian luar (batas lengan )diukur dari leher paling bawah sampai tulang pangkal lengan
6.       Lingkar leher (LL) : diukur keliling leher melalui lekuk leher muka
7.       Tinggi dada (TD) : diukur dari puncak dada sampai pinggang
8.       Lingkar pinggang (LPi): diukur keliling perut terkecil ditambah 1cm ,caranya perut diikat dengan veterban
9.       Panjang punggung (PP) : diukur dari tulang leher belakang yang menonjol paling bawah sampai batas pinggang .
10.   Lebar punggung (LP) : diukur dari pertengahan kerung lengan kanan ke pertngahan kerung lengan kiri bagian badan belakang .
11.   Ukuran pemeriksa (UP) : diukur dari tengah muka pinggang serong kepuncak dada melalui bahu yang terendah terus ketengah belakang pinggang guna ukuran pemeriksa ialah agar dapat mengontrol pola yang dibuat benar atau tidak
12.   Jarak dada (JD): diukur dipuncak dada kiri kepuncak dada kanan
13.   Lingkar kerung lengan (LKL): diukur sekeliling ketiak keadaaan licin kemudian ditambah 4cm



Cara mengambil ukuran untuk membuat pola dasar lengan :
1.       Besar lubang lengan : diukur keliling diatas siku 5cm ditambah 4-6cm (lengan pendek)
2.       Tinggi puncak lengan : diukur dari ujung bahu sampai pangkal lengan yang terbsesar
3.       Panjang lengan :diukur dari batas bahu sampai 5cm diats siku (lengan pendek)dan bila lengan panjang diukur sama dengan diats panjangnya sampai pergelangan tangan
Cara mengambil ukuran untuk membuat pola dasar rok :
1.       Lingkar pinggan (LPi): diukur sekeliling pinggang ,bila membuat rok ditambah 1&2 cm bila membuat gaun
2.       Linggkar pinggul (LPa):diukur sekeliling pinggul terbesar diataambah 4-6cm
3.       Tinggi pinggul (TPa): diukur dari batas lingkar pinggul keatas batas pinggang
4.       Panjang rok (p rok): diukur dai pinggang kebawah sampai panjang rok yang dinginkan .